4 Jenis Dinding Partisi Yang Umum Digunakan

Sebuah rumah juga tidak hanya memiliki tiang dan juga atap saja, kita juga membutuhkan ruang yang dirancang dan disediakan untuk tujuan yang pastinya berbeda beda dan karenanya anda juga perlu membagi ruang tersebut dengan dinding.

Juga terdapat dua jenis dinding pada bangunan, yaitu bagian dinding luar sebagai kulit bangunan dan juga dinding dalam sebagai partisi untuk membagi ruang.

Dinding partisi juga dapat didefinisikan sebagai dinding panel atau dinding partisi yang terbuat dari batu bata, kayu, kaca atau bahan yang lainnya dan disediakan untuk tujuan membagi satu ruangan menjadi dua bagian atau memisahkan satu ruangan dari ruangan yang lain.

Dinding partisi juga dirancang sebagai dinding yang tidak memikul beban. Jika dinding partisi ini ikut menopang beban, maka mereka disebut sebagai ‘dinding internal’ atau dinding dalam.

Keuntungan Memasang Dinding Partisi

Dengan menggunakan dinding partisi non-beban atau tanpa beban ini, juga ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan, yakni sebagai berikut :

* Dinding partisi membagi area yang besar menjadi sejumlah kamar sehingga masing-masing juga pastinya dapat digunakan untuk tujuan yang akan ditentukan.

* Dinding partisi juga pastinya memberikan privasi kepada penghuninya dari pandangan dan juga suara.

* Dinding partisi ringan dan dan juga lebih murah dalam biaya konstruksi.

* Dinding partisi juga menempati area yang lebih rendah dan dapat dengan mudah dibangun di posisi apa pun dan bagaimanapun.

Persyaratan Dinding Partisi yang cukup Baik

Dinding partisi yang baik paling tidak juga pastinya harus memenuhi persyaratan berikut ini

* Dinding partisi harus tipis sehingga area bagian lantai maksimum dapat dimanfaatkan.

* Dinding partisi harus memberikan privasi yang cukup di ruang kamar, baik sehubungan dengan penglihatan dan juga suara.

* Dinding partisi dibangun dari bahan isolasi yang sangat ringan, suara, seragam, homogen, tahan lama dan suara.

* Sederhana, mudah dan ekonomis dalam konstruksi memiliki koherensi yang pas dan juga tepat dengan jenis struktur bangunan tersebut.

* Memiliki daya tahan yang cukup terhadap api, panas, kelembaban, semut putih atau jamur, dan lain sebagainya

* Sifatnya yang sangat kaku untuk mengambil getaran yang disebabkan karena beban.

* Cukup tahan lama dan juga kuat untuk mendukung peralatan sanitasi dan perlengkapan berat.

Jenis Dinding Partisi Berdasarkan Materialnya

Berdasarkan material dasarnya, di bawah ini adalah berbagai macam jenis-jenis dinding partisi yang biasa kita temui di sejumlah rumah dan bangunan lainnya, simak ulasannya sebagai berikut :

1. Dinding Partisi Bata

Dinding partisi bata juga termasuk jenis dinding permanen yang bisa bertahan selama umur bangunan tersebut.

Meskipun demikian, jika terjadi renovasi, dinding partisi bata ini juga bisa dirobohkan tanpa merusak struktur pada bangunan.

Dinding partisi bata ini juga bisa dibuat dengan yang diplester atau bata yang ditumpuk secara ekspose.

Dinding partisi bata yang diplester juga bisa di finishing dengan cat, wallpaper dan juga ubin atau keramik.

Kelebihan di finishing partisi bata ini adalah kekuatannya yang mampu menahan gaya dorong, tahan api, bisa dipaku, digantung dengan furniture atau perabotan tertentu.

Namun kekurangannya adalah dinding partisi bata tidak terlalu kedap suara, rawan retak saat gempa dan pemasangannya yang cukup berat.

2. Dinding Partisi Blok Roster Tanah Liat

Blok roster yang terbuat dari tanah liat atau beton juga dapat digunakan sebagai dinding partisi yang semi transparan sehingga berfungsi sekaligus sebagai ventilasi udara.

Dinding partisi ini juga dibuat dengan menumpuk susunan blok roster sesuai dengan desain yang akan dikehendaki.

Kelebihan dinding roster ini adalah sifatnya yang tembus pandang dan tembus udara sehingga cocok untuk ruang dengan kesan yang terbuka, namun tetap tidak bisa dilalui orang.

Dinding yang satu ini juga cocok dipasang pada lokasi tertentu sebagai focal point. Namun dinding ini kurang baik jika dipasang pada ruang privat.

3. Dinding Partisi Kaca

Dinding partisi kaca juga dapat dibuat dengan menggunakan kaca tempered dengan ketebalan mulai dari 0,6 cm sehingga akan lebih aman.

Dinding kaca tembus pandang juga memberikan efek transparansi yang sangat sempurna, namun tetap memisahkan pada ruangan.

Artinya kita tetap akan merasa ruangan tersebut luas, namun ruangan tersebut juga memiliki batas akses yang cukup baik.

Dinding partisi kaca dapat berupa kaca dengan frame atau biasa disebut frameless.

Dinding partisi kaca juga sangat cocok untuk pameran karya seni atau objek yang dimuliakan sehingga masih bisa dilihat namun tidak bisa dicuri.

Dinding partisi kaca agak sedikit rumit dalam pemasangannya dan membutuhkan keterampilan yang khusus.

4. Dinding Partisi Papan Gypsum atau Kalsiboard

Dinding partisi dengan papan gypsum ini juga merupakan jenis dinding partisi yang aman dan juga ringan.

Papan ini juga tersedia dengan ukuran standar tingkat presisi yang sangat tinggi yang membuatnya cukup mudah ketika akan dipasang. Namun pemasangan partisi dengan papan gypsum juga memerlukan rangka baja hollow.

Kelebihan dari dinding partisi gypsum adalah dinding partisi yang sangat ringan dan juga tahan lama meskipun tidak sekuat dinding partisi bata.

Biasanya orang memasang 2 sampai 3 lapis dinding partisi gypsum dalam satu rangka di bagian luar dan juga bagian dalam. Sementara ruang diantara rangka tersebut diisi dengan busa atau serat sebagai isolasi suara.

Untuk tahu lebih lanjut mengenai jenis dinding partisi apa yang ingin Anda terapkan pada hunian Anda. Anda bisa kunjungi web ruangarsitek.id untuk konsultasi dengan para designer atau jasa arsitek yang telah disediakan oleh website tersebut.